KAIRATU, MG.com – Kelangkaan minyak tanah (mitan) di Kecamatan Kairatu Barat Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) cukup memprihatinkan.
Sebab, warga setempat harus antre berjam-jam hanya untuk membeli satu liter minyak tanah.
Pantauan MenaraGlobal.com warga antre memenuhi pangkalan minyak tanah “Pak Halim” yang berada di depan pesantren. Darusalam Kamal, dengan membawa botol dan jerigen kosong.
Puluhan warga berjejer untuk mendapatkan minyak tanah seharga Rp
4200 per liter.
Meski begitu, banyak warga yang antre tak kebagian minyak tanah karena keterbatasan stok.

“Kami rela antre berjam-jam demi
mendapatkan minyak tanah, pakai
kompor gas, kami belum bisa karena sulit memperoleh gas serta banyak warga yang tidak mampu. Kami rela antre, yang penting
dapat minyak tanah agar bisa masak,” ujar Salah satu warga Desa Kamal, Ny. Grace Lilipaly kepada MenaraGlobal.com.
Ny. Grace Lilipaly berharap, kedepan hal ini tidak terjadi lagi. (Kos)









