Akibat Terisolasi, Warga Huku Kecil Terobos Hutan 6 Jam Untuk Tiba di Jalan Raya

  • Whatsapp
banner 468x60

MASOHI, MG.com – Lantaran terisolasi dan tidak memiliki fasilitas kesehatan yang layak akibatnya masyarakat Desa Huku Kecil kesulitan memperoleh layanan kesehatan.
Contohnya, Nita perempuan warga Desa Huku Kecil Kecamatan Elpaputih yang sakit parah dan harus berobat lanjutan di rumah sakit dibawa warga lainnya menggunakan tandu.
Kondisi ini dilakukan lantaran jalan di Desa Huku Kecil tidak bisa dilalui kenderaan roda dua maupun roda empat. Akibatnya, proses evakuasi warga yang sakit memakan waktu sekitar enam jam perjalanan (08.00 – 14.00 wit) untuk tiba di jalan raya yang berjarak sekitar 20 km dari Desa Huku Kecil agar bisa peroleh kenderaan ke RSUD Masohi.
“Kami kesulitan mengakses dunia luar terutama untuk berobat lantaran belum ada jalan dari dan ke Desa Huku Kecil dan Abio Ahiolo,” kata Daud, kerabat pasien.

Daud menjelaskan, kejadian ini bukan pertama kali, namun berulang kali terjadi karena Puskesmas yang ada di Desa Huku Kecil dan Desa Abio Ahiolo tidak memiliki tenaga dokter selain bidan..
“Bidan akan datang ke Puskesmas jika kondisi cuaca mendukung, bisa betbukan-bukan Puskesmas tutup, akibatnya kondisi Puskesmas semakin tudak layak,” katanya.

Bacaan Lainnya

banner 300250

Pihaknya berharap Pemda SBB tidak menutup mata dengan kondisi ini, namun harus membangun jalan keterisolasian segera terbuka,” kata Daud.
“Jangan hutan kami saja yang dibabat untuk kepentingan pribadi contohnya CV. Titian Hijrah bekerja sama dengan Pemda SBB pada tahun 2017-2019 lalu namun apa yang kami dapatkan saat ini,” katanya kesal.

Untuk diketahui, kondisi jalan yang tidak layak mengakibatkan masyarakat di daerah pegunungan terisolir dan perlu perhatian khusus Pemkab SBB. Banyak penggusuran jalan yang dilakukan namun tidak pernah terselesaikan.
“Kami minta perhatian Pemkab,” tandas Daud. (Kos)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60