AMBON, MG.com – Pemerintah Kota Ambon telah mendistribusikan vaksin covid-19 ke fasilitas kesehatan yang telah ditunjuk.
Pendistribusian vaksin covid-19, dalam rangka mempersiapkan pemberian vaksin secara serentak pada,Jumat (15/01/2021).
Vaksin tersebut diserahkan Sekretaris Kota Ambon, A.G Latuheru kepada 22 Puskesmas, enam Rumah Sakit, dan satu ke Kantor Kesehatan Pelabuhan ( KKP)
Penyerahan pertama kepads RSUP dr. J. Leimena sebanyak 368 vail, Puskesmas Poka sebanyak 187 vaksin, KKP 117 vaksin, Puskesmas Tawiri 35 vaksin, RS Siloam 262 vaksin, RS Bhayangkara 273 vaksin, Puskesmas Lateri dan Halong 58 vaksin, RS Angkatan Laut 168 vaksin, Puskesmas Passo, Puskesmas Hutumuri dan Puskesmas Nania, masing-masing 412 vaksin.
Setelah itu, Puskesmas Belso 113 vaksin, Puskesmas Tiahahu, Puskesmas Kayu Putih, Puskesmas Kilang 272 vaksin, RS Latumeten 260 vaksin, Puskesmas Benteng 418 vaksin, Puskesmas Air Salobar, Latuhalat an Amahusu masing-masing 156 vaksin.
Puskesmas Waihaong, Urimeseng 70 vaksin, RS Alfatah 236 vaksin, Puskesmas Karpan, Puskesmas Waihoka, Puskesmas Arbes sebanyak 478 vaksin.
“Hari ini kita serahkan 3.883 vaksin tahap pertama, nanti pada 14 hari kemudian baru kami serahkan lagi untuk penyuntikan ke dua,”akui Latuheru kepada wartawan, usai penyaluran vaksin, Kamis (14/01/2021).
RSUP Leimena kata Latuheru, merupakan salah satu rumah sakit yang akan dijadikan lokasi kick off atau penyuntikan vaksin untuk Gubernur serta Forkopimda Maluku, Gorkopimda Kota Ambon.
“Vaksin yang diterima sebanyak 7.280, termasuk penyuntikan kick off kemudian dilanjutkan penyuntikan kepada sumber daya manusia kesehatan yang di Ambon tercatat 4.053. Pasti ada pertanyaan apakah bisa semua, nanti tergantung hasil screening besok,”cetusnya
Untuk puskesmas, lanjut Latuheru pihaknya telah memgatur jadwal penyuntikan vaksin yang menggunakan sesi.
“Di Pusat pelayanan kesehatan untuk pelaksanaan penyuntikan vaksinasi kita mengatur polanya karena Puskesmas juga tiap hari melaksanakan pelayanan kepada pasien biasa. Karena itu, kita atur satu hari 19 Puskesmas yang tindakan penyuntikannya dua sesi dan ada tiga puskesmas bisa tiga sesi, sedangkan rumah sakit mereka yang atur,” ungkapnya (Fal)









