Pemprov Bagikan 500 Paket Pangan Lokal

  • Whatsapp
banner 468x60

AMBON, MG.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) menyerahkan 500 paket pangan lokal kepada warga Kota Ambon yang terdampak Covid-19.

Bantuan ratusan paket pangan lokal ini diserahkan secara simbolis oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Maluku, Kasrul Selang kepada tiga orang perwakilan didampingi Kadis Perindag Maluku Elvis Pattiselano, di Ruang Rapat Lantai II Kantor Gubernur, Jumat (11/12/2020).

Bacaan Lainnya

banner 300250

Tiga orang perwakilan masyarakat itu masing-masing,  Mario Harmusial, warga Soya Kecil yang  di-PHK akibat dampak pandemik Covid-19, Angki Watratan asal Lateri II Tanah Misi, yang berprofesi sebagai tukang becak dan Serly Lewerissa, ibu rumah tangga yang bermukim di Karang Panjang.

Bantuan ini disalurkan Disperindag Maluku dengan mengagendakan beberapa program, antara lain, memberdayakan pengrajin, membeli hasil produksi mereka, kemudian diberikan kepada masyarakat terkena dampak Covid-19.
“Akibat Covid-19, banyak saudara kita yang terdampak secara ekonomi. Nah, ada inisiasi dari Disperindag Maluku yaitu, selain memberdayakan pengrajin, kita (pemerintah) juga membeli hasil produksinya, kemudian diserahkan kepada basudara yang terkena dampak Covid-19,” kata Sekda usai penyerahan sembako.

“Jangan dihat nilainya, tapi manfaat bagi penerima. Jadi ada 1.000 paket yang akan kita sasar, salah satunya masyarakat yang kena PHK,” terang Sekda.

Di tempat yang sama, Kadis Perindag Maluku Elvis Pattiselano mengatakan, penyerahan 500 paket pangan lokal ini merupakan bantuan tahap pertama.
“Satu paket sembako berisikan sagu Saparua, Ikan Cakalang Banda dan ikan julung dari Kabupaten SBT,” jelas Elvis.

Dikatakan, walaupun daya beli pasar belum stabil, pemerintah berusaha memberdayakan para pengrajin untuk terus bisa berpoduksi khsusnya pangan ĺokal ini.
“Melalui Disperindag, pemberdayaan ekonomi itu kita sasar kepada industri kecil. Karena kita tahu, selama Covid ini, produksi mereka itu kan turun drastis karena daya beli yang menurun. Mereka tetap berproduksi dan dibeli pemerintah. Dengan demikian ada uang yang masuk, dan mereka bisa tetap berproduksi,” jelasnya.

Hasil produksi ini, lanjut Elvis, nantinya akan dibeli pemerintah dari para pengrajin lalu dibagikan kepada masyarakat kurang mampu. Sebelum dibagikan, hasil produksi tersebut akan dikemas dalam bentuk paket.
“Jadi, secara tidak langsung, penyerahan bantuan pangan ini berdampak pada keberlangsungan industri kecil agar tetap berproduksi,” tandas Elvis.

Sementara itu, Mario Harmusial, salah satu karyawan yang terkena PHK akibat pandemi Covid-19, menyampaikan banyak terima kasih kepada pemerintah daerah atas penyerahan bantuan ini. Setidaknya, kebutuhan pangan keluarganya bisa tercukupi dalam beberapa hari kedepan.
“Saya mengucapkan terima kasih banyak kepada pemerintah karena telah memberikan kami bingkisan ini,” singkatnya. (D2)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60