‘HOAX’ Kapal Turki Bunyikan Sirene Pertanda Air Naik

  • Whatsapp
banner 468x60

AMBON, MG.com – Bunyi sirene yang disebut – sebut berasal dari kapal pemasok ‘Kapal Turki’ yang menimbulkan keresahan di kalangan masyarakat Negeri Waai, Tulehu, Liang dan sekitarnya ternyata hoax.

Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Maluku, Farida Salampessy, Kepala LIPI Ambon, Dr. Nugroho dan Lutfi Pary, Kepala Seksi Observasi Stasiun Geofisika Ambon, Minggu (03/11/2019), mendatangi lokasi berlabuhnya kapal tersebut di Pantai Waai usai sosialisasi di Negeri Waai Kecamatan Salahutu Kabupaten Maluku Tengah.

Dari penjelasan Satpam dan Poliai yang bertugas di Pos Keamanan di kawasan itu, ternyata selama ini tidak pernah kapal tersebut membunyikan sirene.
“Sudah hampir 3 tahun kapal tersebut ada di sini, tidak sekalipun membunyikan sirene, jadi itu berita hoaks,” kata Satpam yang diketahui bernama Piter Patty.

Patty mengakui, informasi hoaks tersebut pernah didengarnya pula namun hal itu tidak benar dan penyebarnya telah ditangkap.
“Saat ini penyebar berita hoaks tersebut telah diamankan dan diberlakukan wajib lapor oleh pihak kepolisian. Dia warga Negeri Waai dan berprofesi sebagai sopir angkot,” tegasnya.

Patty juga menjelaskan soal informasi bahwa kapal Turki telah berpindah tempat. Menurytnya informasi ini tidak benar lantaran untuk memindahkan kapal tersebut tidak gampang. “Kalau kapal tersebut mau dipindahka harus ada tenaga khusus dari Turki, selain itu jika ada kemungkinan air naik maka pintu kapal akan ditutup dan pekerja tetap berada di dalam. Saat gempa tanghal 26 September lalu pekerja Indonesia turun ke darat sementara perugas dari Turki tetap stay di kapal,” jelasnya.

Senada dengan Patty salah satu petugas kapal asal Turki juga menegaskan selama ini pihaknya tidak membunyikan sirene hingha kedengaran ke luar kapal.
“Kami hanya membunyikan sirene saat pembersihan kapal, itupun bunyikan tidak terdengar ke luar,” katanya. (On)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60