55 Tenaga Trauma Healing Diterjunkan ke Negeri Waai

  • Whatsapp
banner 468x60

AMBON, MG.com – Dalam rangka mengembalikan rasa percaya diri korban terdampak gempa bumi 6,5 SR pada 16 September 2019 lalu, Pemda Maluku saat ini gencar lakukan program Trauma Healing (dukungan Psikososial) di lokasi pengungsian.

Tim Trauma Healing yang diterjunkan ke lokasi pengungsian tergabung dalam Tim Karya Bhakti dengan melibatkan tenaga medis dari Rumah Sakit Khusus Daerah (RSKD), Dinas Sosial serta dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P3A) Provinsi Maluku.
Tim ini menangani trauma anak, remaja serta kaum ibu yang terpusat di lokasi pengungsian Air Terjun, Batu Dua dan Dusun Wainuru Negeri Waai Kecamatan Salahutu Kabupaten Maluku Tengah, Sabtu, (19/10/2019).

55 tenaga relawan diterjunkan, Sabtu, (19/10/2019) untuk mengatasi rasa trauma di masyarakat Kecamatan Salahutu yang terdampak gempa.
Trauma Healing diterapkan relawan menurut klasifikasi umur, yakni, anak-anak diajak bernyanyi dan bermain serta diberikan hadiah jika mampu menjawab pertanyaan yang diajukan, sedangkan remaja dan pemuda diberikan kesempatan menyampaikan ekspresi yang dirasakan melalui media gambar.

Tujuan dilaksanakan Trauma Healing bertujuan untuk melakukan skrining gangguan kesehatan jiwa (trauma akibat gempa), penatalaksanaan pada masyarakat yang mengalami trauma gangguan jiwa akibat gempa baik farmakoterapi dan psikoterapi serta dukungan psikososial untuk pemulihan psikis bagi kelompok anak-anak, remaja, dewasa dan lansia.


Tim yang terlibat 45 orang terdiri dari Dinas Kesehatan Provinsi Maluku, RSKD Provinsi Maluku, Dinas Dosial/Tagana, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Anak dan didukung BPBD Provinsi Maluku juga Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah, Pemerintah Kecamatan Salahutu, perangkat desa, dan Babinkamtibmas. (On)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60