Wajah Orang Penyebab Oknum TNI Pukul Polisi di Ambon

  • Whatsapp
banner 468x60

AMBON, MG.com – Ini wajah oknum pemicu aksi koboi yang dilakukan oknum anggota TNI, Pratu Billy Kakisina dengan memaki dan memukul dua anggota Polisi dari Satuan Lalu Lintas Polresta Ambon Bripka Novie Sarioa dan Bripka Zulkarnain Lou, yang menjadi viral Rabu (24/11/2021) kemarin di Kota Ambon.

Siapakah orang yang akibat teleponnya kepada Pratu Billy Kakisina, menyebabkan anggota Provost Kodam XVI Pattimura ini bertindak brutal tanpa melakukan kroschek kebenaran peristiwa yang terjadi.

Memang aksi pemukulan ini telah didamaikan oleh pimpinan TNI-Polri, Rabu (24/11/2021) malam di Pomdam XVI Pattimura Ambo, namun saja aksi tidak terpuji ini, pantasnya mendapat perhatian dari Pangdam XVI Pattimura. Sebab, aksi ‘koboi jalanan’ Pratu Bily Kakisina merusak sinergitas TNI-Polri di daerah ini, sebab bukan dirinya ditilang oleh anggota Polisi yang bertugas itu, namun semata-mata dilakukan karena mendapat telepon dari saudaranya, yang ditilang anggota Polisi karena tidak memiliki kelengkapan surat kendaraan bermotor.

Dari penelusuran Spektrum diketahui, orang yang menjadi pemicu aksi pemukulan dan berunjung baku hantam oknum anggota TNI Kodam XVI Pattimura dengan Anggota Polresta Ambon ini, adalah Darius Kerimite, pekerjaan pegawai swasta dan tinggal di Desa Poka, RT 001/003 Kecamatan Teluk Ambon, Kota Ambon.

Dari kronologis perisitiwa yang sudah beredar luas di media massa diketahui, kasus pemukulan anggota Polri oleh oknum anggota TNI Pratu Billy Kakisina ini, menurut keterangan anggota Satlantas Polresta Ambon yang menjadi korban pemukulan, Bripka Novie Sario, awalnya sekitar pukul 18.30 WIT dirinya dan dan Bripka Zulkarnain Lou sementara melaksanakan tugas pengaturan lalu lintas di depan Pos Mutiara Mardika.

Kemudian sepeda motor jenis KLX tanpa pelat nomor yang dikendarai Darius Kerimite, Bripka Novie Sarioa memberhentikan Darius dan menanyakan kelengkapan SIM dan STNK motor tersebut, dan Darius Kerimite mengaku surat STNK dan SIM-nya ada di temannya.

Mendengar jawaban tersebut Bripka Novie Sarioa dan BRIPKA Zulkarnain Lou mendorong kendaraan roda dua tersebut ke Pos Mutiara Lantas, Darius Kerimite kemudian menghubungi salah satu rekannya melalui via telepon seluler.

Selang beberapa saat kemudian datang Pratu Billy Kakisina dengan menggunakan pakaian dinas TNI lengkap, dan langsung mengeluarkan kata “L***g P**i kenapa ambil Beta punya motor” dan langsung mendorong serta melakukan pemukulan terhadap Bripka Novie Sarioa, karena melihat hal tersebut Bripka Zulkarnain Lou hendak melerai pemukulan tersebut, namun secara membabi buta oknum anggota TNI langsung melakukan pemukulan terhadap Bripka Zulkarnain Lou.

Tak lama kemudian datang seorang laki-laki dengan menggunakan pakaian setengah dinas TNI, melerai pemukulan tersebut dan Pratu Billy Kakisina langsung meninggalkan lokasi Pos Mutiara Lantas dengan membawa motor KLX dimaksud.

Kepada awak media, Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol Moh Roem Ohoirat mengaku, kasus ini sudah didamaikan oleh para pimpinan TNI-Polri, namun penegakan dispilin anggota dilakukan satuan masing-masing.

“Masalahnya sudah diselesaikan dan saling memaafkan. Tadi pimpinan-pimpinan TNI-Polri juga ada Kabid Propam ada Danpomdam dan ada pimpinan Kapolresta ada juga pimpinan yang lain semua sudah menyelesaikan dan terkait kesalahan masing-masing akan diproses secara disiplin,” kata Kabid Humas.

Pengakuan senada juga disampaikan Kapendam XVI Pattimura, Kolonel (Arm) Ady Prayoga. “Soal sangsi diproses di kesatuan masing-masing,” ungkapnya. (D2)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60