Kota Ambon Raih Juara Umum Festival Pangan Lokal B2SA

  • Whatsapp
banner 468x60

AMBON, MG.com – Tim Penggerak PKK Kota Ambon kembali menjadi juara umum Lomba Festival Pangan Lokal B2SA yang digelar untuk Penanganan Stunting tingkat Provinsi Maluku. Ini merupakan kali kedua sebagai juara umum.

Kemenangan ini karena Tim Penggerak PKK Kota Ambon berhasil meraih juara pertama pada kategori Penanganan Stunting dan juara kedua kategori Produk Komersial, yang diumumkan saat pembukaan Rapat Konsultasi TP PKK Tingkat Provinsi Maluku dan Peringatan Hari Kesatuan Gerak PKK ke -49 tahun 2021, di Islamic Center, Kamis (18/11/2021),

Dalam testimoninya, Ketua TP PKK Kota Ambon, Debbie Louhenapessy, mengatakan, untuk lomba ini, persiapan dilakukan secara maksimal.

“Biasanya di tiap lomba, kami ada tim kerja. Tim ini yang pertama membahas persiapan yang akan di lombakan. Kemudian setelah di pelajari, kami lihat keterkaitannya dengan apa saja. Lalu kami lihat dengan siapa kami harus berkolaborasi,” jelasnya.

Dirinya mengenang lomba B2SA di Palangkaraya tahun 2012. Menurutnya, TP PKK Kota Ambon lakukan persiapan dengan baik. Tapi tidak juara. Dari pengalaman itulah dirinya melakukan evaluasi.

“Saya mulai evaluasi. Kami salah di mana. Apalagi kami dipercayakan oleh ketua TP PKK Provinsi Maluku. Jadi kalau beliau tanya, kita bisa sampaikan seperti apa. Saya berusaha menjumpai ketua juri nasional dan sharing begitu banyak. Di situlah titik awal saya merobah seluruh proses untuk bagaimana bisa mengajari setiap keluarga untuk mereka mengerti menu B2SA ini,” terangnya.

Dikatakannya, akhirnya dia mengetahui kesalahan yang membuat TP PKK Kota Ambon kalah pada waktu itu. Karena ahli gizi yang dipakai untuk orang sakit. Padahal B2SA itu untuk orang sehat.

“Akhirnya kami bertemu seorang profesor di IPB Bogor. Dengan didampingi ahli gizi dari kota Ambon, kita sama-sama belajar di MPA training Consulting di Bogor selama 3 hari. Dari situ kami mulai sosialisasi. Hal ini juga dibicarakan ke Ketua Dewan Pembina TP PKK Kota Ambon yaitu, Walikota.  Beliau menyetujui untuk disosialisasikan secara merata,” tandasnya.

Setelah itu, mulailah disosialisasikan kepada semua TP PKK khususnya Pokja 3. Dan diikuti juga ahli gizi yang ada di kota Ambon. Tujuannya agar supaya semua bisa sejalan.

“Inilah titik awal kami mulai mengerti, untuk kemudian saya bisa tau, setiap desa kelurahan mengerti,” terangnya.

Dirinya mengungkapkan, TP PKK Kota Ambon selalu adakan lomba sebelum provinsi melakukan lomba tingkat provinsi. “Kami selalu lomba setiap tahun. Karena tim yang kuat bisa menghantar setiap kita untuk sukses,” tutupnya. (D2)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60