ANP dan LIN Beroperasi, Ratusan Ribu Tenaga Kerja Siap Direkrut

  • Whatsapp
banner 468x60

AMBON, MG.com – Jika Program Nasional Ambon New Port (ANP) dan Lumbung Ikan Nasional (LIN) beroperasi maka ratusan ribu tenaga kerja siap direkrut.

Dan untuk memperoleh kepastian realisasi pembangunan Ambon New Port dan Lumbung Ikan Nasional (LIN) yang direncanakan dibangun di Desa Waai, Kecamatan Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah, Komisi DPRD Maluku sambangi Kementerian Perikanan dan Kelautan (KKP) di Jakarta.

Halimun Saulatu anggota Komisi II DPRD Maluku kepada wartawan menjelaskan bahwa banyak manfaat akan diperoleh masyarakat jika Ambon New Port dan LIN dibangun di Desa Waai, Kecamatan Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah.

“Akan banyak manfaat yang akan diperoleh masyarakat sekitar khususnya manfaat dari sisi ekonomi,” katanya kepada wartawan di Kantor DPRD Maluku, Kamis (11/11).

Menurutnya, jika kehadiran LIN dan Ambon News Port akan merekrut ratusan ribu nelayan dan pekerja. Ada sekitar 283.953 nelayan dan awak kapal yang nantinya dipekerjakan pada mega proyek tersebut. Bahkan ada 750 petugas pelabuhan perikanan hingga 26.548 tenaga kerja bongkar muat dan tenaga informal dan 985 pekerja di industri perikanan.

”Bayangkan dari paparan kementerian terlihat sangat luar biasa, karena penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) Rp 6, trilyun per tahun. Jadi dana bagi hasil sektor perikanan sesuai Permenkeu . Ini yang sangat menguntungkan bagi Maluku,” kata Saulatu.

Dari kelanjutan pemaparan akan ada campur tangan industeri perbankan. karena perputaran uang Rp 124, 60 Trilyun per tahun dari kegiatan transaksi penjualan ikan hasil tangkap dan budidaya. Termasuk penjualan Bahan Bakar Minyak, air bersih, es, logistik perbekalan ABK, bahan alat penangkapan ikan dan transaksi.

“Bahkan tersedia juga asuransi untuk nelayan sebesar Rp 42, 14 Miliar per tahun. Jadi premi Rp 150 ribu tiap tahun bagi setiap nelayan, “ bebernya.

Saulatu, untuk LIN maka anak biak kapal (ABK) diutamakan dari nelayan lokal usia 20 tahun sampai 50 tahun. Tersedia pula pelabuhan yang bersih tertata rapi. Administrasi kepelatihan, dan perizinan melaut. Aktivitas pelabuhan, yakni bongkar muat, BBM, air bersih, perbekalan melaut, pemeliharaan dan perawatan kapal, kebersihan kapal dan pelabujan serta apartemen untuk awak kapal. Sementara industri pengelolaan ikan dan infrastruktur rantai dingin seperti colstorage dan pabrik es,” jelasnya.

“Dampaknya sangat besar bagi Maluku dan itu sudah ada dalam perencanaan yang akan segera direalisasikan di Maluku,” tutupnya. (D2)

 

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60