Bukan Bunuh Diri, Firman Ali Dibunuh

  • Whatsapp
banner 468x60

AMBON, MG.com – Dua pemuda berinisial AP dan RB, berhasil ditangkap di kawasan Leihitu, Kabupaten Maluku Tengah, Provinsi Maluku, karena terbukti lakukan pembunuhan terhadap Firman Ali alias La Tole, pemuda yang tewas tersangkut di tiang pancang Jembatan Merah Putih (JMP), pada Kamis (19/08/2021) kemarin.

Hal itu diungkapkan Kapolresta Pulau Ambon dan Pp Lease, Kombes Pol Leo Surya Nugraha Simatupang, saat menggelar Konferensi Pers di Markas Polresta Ambon, Jumat (20/08/2021).

“Kejadian ini bermula, ketika almarhum bersama kedua pelaku sedang mengkonsumsi minuman keras pada salah satu hotel di Kota Ambon, Rabu, 18 Agustus 2021 malam. Tak lama kemudian, terjadi salah paham antara almarhum dengan kedua pelaku. Namun, kejadian ini tak lama, dan ketiganya beranjak pulang ke rumah dengan menggunakan sepeda motor,” ungkap Kapolresta.

Leo melanjutkan, saat tiba di JMP, mereka berhenti dan kembali terjadi kesalahpahaman, dan terjadilah penganiayaan terhadap Firman yang saat itu langsung pingsan. Dan saat almarhum pingsan, kedua pelaku langsung melempar tubuh korban ke bawah JMP.

Namun, yang terjadi tak sesuai dengan keinginan kedua pelaku. Pasalnya, tubuh korban jatuh tepat di pondasi tiang JMP, dan ditemukan pendayung perahu, pada pukul 03.00 WIT.
“Usai melakukan aksinya, kedua pelaku kembali ke hotel dan menceritakan kejadian ini kepada salah satu teman mereka lainnya. Dari sinilah menjadi petunjuk awal penyebab kematian korban,” ujar Kombes Pol Leo Surya Nugraha Simatupang.

Sebagai catatan, berdasarkan keterangan dari para saksi dan barang bukti yang sudah di kumpulkan, kedua pelaku langsung diburu dan diamankan di salah satu desa di Kecamatan Leihitu, Kabupaten Maluku Tengah, pada Jumat, 20 Agustus 2021.
Salah satu barang bukti yang dikumpulkan adalah kendaraan yang digunakan tersangka bersama korban pada malam kejadian, dan juga pakaian yang masih bercak darah.

Pasal yang disangkakan pada kedua tersangka ialah pasal 338 KUHP tentang pembunuhan, ancaman 15 tahun penjara, dan masih dikembangkan dengan melengkapi keterangan saksi pendukung lain. (VATAL)

 

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60