Kai – Wait Institut Minta Sekwan Bursel Dicopot

  • Whatsapp
banner 468x60

Namrole, MG.com – Tidak diundangnya tokoh pemekaran Buru Selatan saat Sidang Paripurna Istimewa HUT Kabupaten Buru Selatan ke 13 memantik kemarahan masyarakat kabupaten itu.

Organisasi kemasyarakatan Kai Wait Institute meminta agar Bupati dan Wakil Bupati Bursel segera mencopot Sekretaris DPRD Bursel, Hadi Longa.

Keinginan tersebut terungkap saat aksi unjuk rasa Kai Wait di Kantor Bupati Bursel, Jumat (23/07/2021).

Dalam pernyataan sikapnya, pendemo menilai ada unsur kesengajaan dilakukan Hadi Longa.
“Kami menilai Sekwan dengan sengaja mengabaikan tugas dan tanggung jawab sebagai pimpinan OPD yang ditugaskan untuk memfasilitasi tugas- tugas eksekutif di lembaga legislatif,” Korlap I, Zulkifli Nustelu.

Dalam orasinya, Nustellu menegaskan Sekwan harus bertanggung jawab atas persoalan tersebut karena telah menimbulkan keresahan di masyarskat Bursel.

“Untuk kelalaian dan kekeliruan yang bersangkutan, maka menimbulkan dampak negative bagi Pemda Bursel secara etika serta mencoreng nama baik Pemda, terutama Bupati dan Wakil Bupati Bursel,” kata Nustelu.

Sebagai anak cucu dan generasi penerus Bumi Lolik Lalen Fedak Fena maka Lembaga Kai Wait Institut merasa terpukul dan tersinggung dengan ulah Ketua DPRD, Muhajir Bahta yang dilakukan secara sengaja maupun tidak sengaja, tidak mengundang para tokoh pemekaran Bursel dalam acara sidang paripurna istimewa HUT Ke 13 kabupaten ini,” tegas Nustelu.

Sementara itu Korlap II, Aser Biloro, menegaskan HUT Kabupaten Bursel, merupakan hari yang sangat berharga bagi anak Negeri Lolik Lalen Fedak Fena yang merasakan perjuangan hingga terwujudnya daersh otonom Bursel
“Dan hari ini semua yang hadir disini merasakan kedudukan dan kemewahan padahal orang lain yang berjuang dan berkorban,” tegas Biloro.

Dengan demikian lanjut Biloro, bilamana beberapa poin tuntutan diatas tidak diambil langkah tegas Bupati dan Wakil Bupati, maka dipastikan organisasi Kai Wait Institut secara kelembagaan akan kembali melakukan aksi berikutnya dengan mengkonsolidasikan semua tokoh- tokoh adat yang mendiami Bumi Kai Wait meminta pertanggungjawaban atas kejadian saat HUT Ke 13 Bursel.
“Ini semua terjadi akibat ulah Ketua DPRD, Muhadji Bahta dan Sekretaris DPRD Bursel, Hadi Longa,” katanya. (AKi)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60