AMGPM Pulau Lease Tolak Gerakan Separatis

  • Whatsapp
banner 468x60

AMBON, MG.com – Angkatan Muda Gereja Protestan Maluku (AMGPM) Pulau-pulau Lease mengutuk dan menolak seluruh gerakan separatis yang memecah belah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Saya selaku ketua AMGPM daerah pulau- pulau Lease dengan ini menyatakan sikap mewakili seluruh kader AGPM Daerah Pulau-pulau lease yang terdiri dari 10 cabang, 40 ranting yang tersebar di Pulau Saparua, Haruku dan Pulau Nusalaut mengecam keras peristiwa yang terjadi beberapa waktu lalu termasuk aksi berkibarnya bendera RMS di salah satu negeri di Pulau Saparua Kecamatan Saparua Timur, tepatnya di Negeri Ulath,” kata Lenny Latul Ketua AMGPM Daerah Pulau-pulau Saparua Kabupaten Maluku Tengah, Selasa (29/06/2021), dalam rilisnya yang diterima Spektrum.

Menurutnya, selaku organisasi gereja pihaknya mengecam tindakan separatis karena baginya RMS adalah masa lalu. “NKRI harga mati, Indonesia tanah air beta merah putih benderaku teruslah berkibar. Merdeka,” tandasnya.

Selain Latul, Pengurus dan Anggota AMGPM Ranting Ulath menegaskan organisadi gereja ini teyap berpihak ke NKRI dan menolak segala bentuk aksi separatis termasuk RMS.
“Kami angkatan Muda GPM Ranting Ulath menyatakan sikap mengutuk keras dan menolak segala bentuk kegiatan separatis RMS di Negeri Ulath Kecamatan Saparua Timur Kabupaten Maluku Tengah serta mendukung pemerintahan negara kesatuan Republik Indonesia. Dan kami cinta NKRI, ingat moto AMGPM, ‘Kamu adalah Garam dan Terang Dunia,” ungkap mereka. (D2)

 

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60