Proyek SMI Timbulkan Masalah Baru

  • Whatsapp
banner 468x60

Kolatlena : Komisi III DPRD Maluku Harus Ketat Lakukan Pengawasan dan Evaluasi

AMBON, MG.com – Pekerjaan yang dilakukan menggunakan dana SMI menyisahkan banyak masalah di lapangan.  “Kita lihat misalnya pembuatan trotoar di kota Ambon, sampai dengan hari ini komplain masyarakat tidak pernah berhenti, jatuh akibat licin,” kata anggota DPRD Maluku, Ali Kolatlena kepada wartawan di Sekretariat DPRD Karang Panjang Ambon, Kamis (3/06/20231)

Kolatlena menjelaskan, banyak sekali pekerjaan yang tersebar di Maluku, meninggalkan banyak masalah. Ada yang pekerjaannya sudah selesai terancam ambruk.

“Dan hari ini juga banyak sekali proyek, dari dana SMI yang tidak dikerjakan secara maksimal,” tandasnya.

Anggota DPRD Maluku dapil Seram Bagian Timur (SBT) ini mencontohkan pembangunan talud di Kecamatan Werinama, SBT, jalan di Pulau Haruku serta trotoar di kota Ambon.

“Maka itu kita minta supaya DPRD Komisi III terutama itu, melakukan fungsi pengawasan secara lebih ketat. Komisi III harus keras, sebagai fungsi pengawasan tidak boleh diabaikan,” tegasnya.

Dikatakan, masyarakat selaku pengguna fasilitas yang dibangun tersebut berhak dan turut mengontrol. Sehingga tambahnya, hal ini menjadi catatan evalusai untuk Pemerintah Provinsi Maluku khususnya dinas terkait serta kontraktor atau pihak ketiga yang bekerja di lapangan, supaya bisa memperhatikan hal itu.

“Ini dilakukan agar program berjalan efektif dan efisien, tepat guna, tepat sasaran untuk kepentingan masyarakat di Maluku. Paling tidak harus ada langkah tanggap dari pemerintah, sebelum trotoar itu dibuat tidak pernah ada kejadian seperti demikian,” ulangnya.

Dikatakan, setelah dibangun trotoar menggunakan granit licin dan mulai diperdebatkan karena  memakan korban. “Ada orang berjalan terjatuh. Itu berarti akibat penggunaan granit yang tidak sesuai pada trotoar. Karena itu pemerintah harus bertanggung jawab,” katanya lagi. (onc)

 

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60