Halimun Saulatu Siap Gantikan Wellem Wattimena

  • Whatsapp
banner 468x60

AMBON,MG.com – Anggota DPRD Maluku dapil Maluku Tengah, Wellem Zefah Wattimena dipastikan di PAW setelah DPD Partai Demokrat Maluku menyerahkan berkas usulan Pergantian Antar Waktu (PAW) ke Sekretariat DPRD Maluku.

“Surat usulan PAW telah kami terima dan didalamnya juga tertullis nama peraih suara terbanyak berikutnya dari Partai Demokrat yakni Halimun Saulatu,” kata Sekretaris DPRD Maluku Bodewin Wattimena, Sabtu (29/5/2021).

 

Usulan PAW tersebut diterbitkan berdasarkan Surat Keputusan DPP Partai Demokrat Nomor 35/SK/DPP/PD/V/2021 tentang PAW anggota DPRD Provinsi Maluku atas nama Wellem Zefah Wattimena.

“Setelah menerima surat ini pada hari Kamis (27/5/2021), sesuai arahan pimpinan dewan melalui disposisi Ketua DPRD Maluku, kami diminta untuk menindaklanjutinya,” kata Bodewin.

 

Tahap berikut yang akan dilakukan kata Bodewin, pihaknya akan menyurati KPU Maluku untuk verifikasi calon anggota DPRD Maluku dapil Malteng atau peraih suara terbanyak kedua.

“Sesuai dengan ketentuan yang berlaku, kami menyurati KPU untuk melakukan verifikasi calon berikutnya sesuai penetapan berita acara calon terpilih oleh KPU Maluku,” ucapnya.

 

Setelah KPU Maluku merampungkan verifikasi, berkas dikembalikan ke DPRD Maluku. Selanjutnya DPRD melayangkan surat ke Gubernur Maluku mengusulkan kepada Mendagri untuk mendapatkan surat keputusan dilakukan PAW.

Menurut ketentuan, minimal 7 hari setelah diterimanya berkas usulan PAW, Sekretariat DPRD Maluku menyampaikannya ke KPU.

Bodewin melanjutkan, bagian persidangan DPRD Maluku masih proses verifikasi. “Bila ada berkas yang masih kurang, kami akan meminta DPD Partai Demokrat untuk memperbaikinya sebelum kami menyampaikan ke KPU  Maluku. Kami targetkan pekan depan sudah bisa diteruskan ke KPU,” kata Bodewin.

 

Untuk diketahui, Wellem Wattimena dibekuk tim Satnarkoba Polresta Pulau Ambon di Bandara Pattimura Ambon, setelah tiba dari Jakarta, Senin (8/3/2021).

Dalam penangkapan itu, polisi menyita barang bukti alat isap sabu yang disimpan di tasnya. Hasil tes urine Wellem dinyatakan positif narkoba. Dia ditetapkan sebagai tersangka dan mendekam di Rutan Mapolresta Ambon.

Wellem akhirnya dijatuhi hukuman 10 bulan penjara dan rehabilitasi di Makassar. (D2)

 

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60