Wujudkan Komitmen Jadi Green Party, PKB Maluku Tanam 2.500 Anakan Mangrove

  • Whatsapp
banner 468x60

AMBON, MG.com – Komitmen PKB untuk jadi Green Party dibuktikan dengan menanam 2.500 anakan pohon mangrove di seluruh Maluku secara serentak, Kamis , (25/03/2021) oleh DPC PKB dengan melibatkan pemerintah kabupaten dan kota.
“Ini wujud komitmen PKB sebagai green party yaitu peduli dan turut serta melindungi lingkungan hidup. PKB tak mau hanya dianggap jualan isu lingkungan dengan menyebut diri sebagai Green Party saja .Karena itu , komitmen PKB sebagai partai yang peduli lingkungan. Maka, serentak DPC PKB se-Maluku menanam 2.500 anakan pohon magrove,” kata Basry Damis Ketua DPW PKB Maluku kepada wartawan usai menanam mangrove di Pantai Desa Poka , kawasan Masoya Cotage Unpatti.

Penanaman magrove ini tambah Basry sebagai simbol dari perjuangan PKB kedepan yaitu komitmen PKB sebagai Green Party yang dideklarasikan tahun 2006 .
“Melestarikan lingkungan merupakan tanggungjawab kita bersama termasuk Partai Kebangkitan Bangsa. Sebagaiman kita ketahui mangrove punya banyak manfaat yang sangat vital bagi kehidupan manusia. Satu pohon magrove sekurangnya memiliki tiga manfaat dalam kehidupan manusia,” terangnya.

Pertama hutan mangrove secara umum merupakan paru-paru dunia. Hutan pantai membantu memerangi pemanasan global dengan menghilangkan karbon dioksida dari atmosfer.

“Penelitian menunjukkan bahwa hutan bakau pesisir mengungguli sebagian besar hutan lain dalam kapasitasnya untuk menyimpan karbon. Penelitian terhadap 25 hutan bakau di seluruh wilayah Indo-Pasifik menemukan bahwa per hektar, mereka menyimpan karbon hingga empat kali lebih banyak daripada hutan hujan tropis lainnya,” terangnya.

Kedua, magrove dan hutan bakau juga mampu melestarikan habitat flora dan fauna. Berbagai macam satwa liar hidup atau berkembang biak di ekosistem bakau, termasuk banyak spesies ikan, kepiting dan udang, moluska, dan mamalia seperti penyu.

Pohon-pohon ini adalah rumah bagi beragam burung bersarang, berkembang biak, dan bermigrasi. Ketika hutan bakau ditebangi, habitat berharga hilang, mengancam kelangsungan hidup berbagai spesies.

“Ketiga dapat dijadikan sebagai sumber pendapatan ekonomi bagi warga. Pohon-pohon adalah sumber kayu yang dapat diandalkan untuk konstruksi dan bahan bakar, yang dihargai karena ketahanannya yang kuat tahan busuk dan serangga,” jelas Basry.

Selain itu, rkstrak tanaman dikumpulkan penduduk untuk kualitas obat dan daun pohon bakau sering digunakan untuk pakan ternak. Perairan hutan memberi para nelayan lokal banyak persediaan ikan, kepiting, dan kerang untuk dijual sebagai pendapatan.

Selain itu, menurut Basry dapat dikembangkan untuk wahana wisata bahari.
Pariwisata berkelanjutan menawarkan stimulus untuk melestarikan kawasan bakau yang ada, dengan potensi menghasilkan pendapatan bagi penduduk lokal. Sering terletak di dekat terumbu karang dan pantai berpasir, hutan menyediakan lingkungan yang kaya untuk kegiatan seperti olahraga memancing, bersampan, dan wisata mengamati burung.

“Dengan demikian sebuah langkah kecil PKB Maluku ini untuk investasi masa depan yang akan dinikmati 10 hingga 15 tahun mendatang. Di mana Kawasan yang hari ini kita tanami akan berubah menjadi hutan-hutan bakau yang bermanfaat secara ekologis dan ekonomis bagi masyarakat sekitar,” tutur Basry.

Selain penanaman magrove ,PKB juga lalukan Pembersihan Sampah Plastik Laut. “Ini merupakan bagian dari edukasi menumbuhkan kesadaran masyarakat atas merebaknya sampah plastik di laut yang punya dampak buruk bagi ekosistim laut,” jelas Basry. (Eln)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60