Pemerintahan Murad Menanggung Warisan Kemiskinan

  • Whatsapp
banner 468x60

AMBON, MG. com – Kemiskinan di Maluku masuk urutan keempat provinsi termiskin di Indonesia. Kemiskinan yang terjadi saat ini, warisan pemerintahan sebelumnya. Dibawah Gubernur Murad Ismail, justeru kemiskinan berhasil ditekan.

Demikian diungkapkan Ketua DPRD Maluku, Drs. Lucky Wattimury kepada wartawan di ruang kerjanya, belum Lama ini.
Wattimury menjelaskan kemiskinan saat ini, warisan dari pemerintahan sebelumnya.
“Bahkan, Maluku pernah berada di urutan ketiga dan beranjak naik dan saat ini masih di urutan ke empat termiskin,” kata Wattimury.
Menurutnya, ranking kemiskinan Maluku bukan terjadi saat pemerintahan dijabat Murad ismail dan Barnabas Orno, karena merupakan warisan masa lalu. “Dan ini harus diselesaikan pemerintahan saat ini,” tandasnya.
Kondisi Maluku makin diperparah dengan adanya pandemi Covid-19 sejak tahun 2020 dan berdampak pada penambahan kemiskinan baru. Dan ini harus dilihat secara objektif kalau ternyata ada kemiskinan di Maluku dan posisi Maluku pada peringkat empat adalah kenyataan yang tak bisa dipungkiri.
“Saya percaya kalau saja kita tidak mengalami Covid-19 dari tahun 2020 maka saya yakin Maluku telah turun peringkat dan Maluku bisa berada pada urutan dibawahnya,” kata Wattimury.
Gubernur Maluku, kata dia, berupaya rupa membuka komunikasi dengan Pemerintah Pusat untuk memperoleh kesempatan membuka jalur transportasi serta insfrastruktur lainnya, agar bisa menggerakan semua bidang misalnya parawisata sehingga ekonomi masyarakat berkembang.
“Jika ekonomi berkembang maka kemiskinan dengan sendirinya akan turun,” tandas politikus PDI Perjuangan ini.
Saat ini eksekutif dan legislatif sedang memperjuangkan Maluku sebagai Lumbung Ikan Nasional (LIN), dan diharapkan di tahun 2023 Ambon New Port telah beroperasi.
“Dalam bulan ini kalau tidak salah Presiden RI akan datang ke Ambon untuk meninjau LIN, itu berarti Maluku jadi perhatian khususnya untuk perikanan di Maluku,” katanya.
Wattimury yakin jika LIN beroperasi maka otomatis pengangguran akan berkurang karena daerah pesisir akan memanfaatkan link untuk meningkatkan ekonomi.
Dikatakan jika Presiden RI, Joko Widodo telah menegaskan tahun 2023 LIN telah beroperasi, untuk itu seluruh elemen masyarakat Maluku harus mendukung setiap kebijakan pemerintah agar Maluku bisa keluar dari peringkat empat termiskin di Maluku.
“Masalahnya, Pemerintah Pusat telah mengalokasikan Dana Desa (DD) serta Anggaran Dana Desa ADD), jika masih ada masalah serius maka yang harus dipertanyakan anggaran tersebut dikemanakan dan digunakan untuk apa saja,” tanya Wattimury. (Eln)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60