Kasus Penyerangan Hasan Assagaf P21 Siap Dilimpahkan ke Kejari Namlea

  • Whatsapp
banner 468x60

Namlea, MG.-com – Berkas dua pelaku penyerangan terhadap Hassan Assegaff yang dilakukan Senin 14 November 2020 di kediaman Muhammad Rustam Fadly Tukuboya, SH alias Ade telah P21 dan siap dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Namlea.

Demikian disampaikan Hassan Assegaff kepada wartawan di Namlea, Jumat (22/01/2021).

Menurut Assagaff alias Cano, Mohammad Basri Soamole alias Bas Pejabat Kepala Desa (Kades) Wanakarta Unit 16 Kecamatan Waeapo, Kabupaten Buru dan Azwar Madapongan alias As warga Namlea, ibukota Kabupaten Buru lakukan penyerangan dan pengancaman terhadap dirinya saat dirinya berkunjung ke rumah keluarga Muhammad Rustam Fadly Tukuboya, SH alias Ade.
“Tak tahu apa penyebabnya, tiba-tiba kedua oknum tersebut mendatangi rumah keluarga Tukuboya dengan membabi buta menyerang fisik dan mengancam saya. Kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 12.00 wit,” jelas Cano.

Cano menegaskan, dirinya merasa tidak memiliki masalah dengan dua pelaku tersebut dan sebagai korban, dia mendatangi Mapolres Pulau Buru bagian SKPT untuk melaporkan dan meminta perlindungan hukum atas kejadian itu.
“Laporan saya sudah diproses, laporan saya bernomor LP-B/64/K/IX/2020/SPKT tertanggal 14 November 2020 ditangani Satreskrim/penyidik. Saya juga telah dipanggil untuk dimintai keterangan dengan nomor surat SP Lidik/21/IX/2020/Reskrim tanggal 14 November 2020,” katanya.

Kemudian surat pemberitahuan hasil perkembangan penyidikan (SP2HP) nomor B/ 120/IX/2020/ Reskrim tertanggal 14 November 2020 dan surat pemberitahuan hasil perkembangan penyidik ke Dua (SP2HP) nomor B/130/XI/2020 dari pihak Reskrim,” kata Cano.

Bahkan, laporannya telah ditindaklanjuti dengan pemeriksaan saksi- saksi pada 14 November 2020, yakni Sarif Latbual alias Epot, Mustagin Hukul alias Agil, Muhammad Rustam Fadly Tukuboya, SH alias Ade, Muh Iksan Tukuboya, SP alias pak Ican dan Yusran Pataruba alias Yus pada 8 Desember 2020.

Selanjutnya, pemeriksaan juga dilakukan terhadap Muhammad Basri Soamole pada tanggal 8 Desember 2020, sedangkan pemeriksaan terhadap Azwar Madapongan tertanggal 9 Desember 2020 dan pada tanggal 26 Desember dilakukan gelar perkara dan perkara ini dinaikan status dari penyidikan menjadi penyelidikan.

“Pada15 Januari 2021 telah dilakukan pemeriksaan terhadap kedua tersangka yakni, Mohammad Basri Soamole alias Bas dan Azwar Madapongan, berkas keduanya telah P 21 dan pelimpahan permberkasan dari pihak Kepolisian ke Kejari Namlea akan segera dialkukan,” kata Cano. (AKi)

 

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60