AMBON, MG.com – Museum Negeri Siwalima Provinsi Maluku menggelar kegiatan ‘Lokakarya dan Lomba Bedah Koleksi Museum Siwalima Tahun 2020’ dengan tema, Menelusuri Jejak Koleksi Museum Siwalima.
Kegiatan tersebut berlangsung di Ruangan Theater Museum Siwalima, Senin (30/11/2020) dan diikuti 30 mahasiswa berbagai perguruan tinggi di Kota Ambon, dengan menghadirkan narasumber yakni Dra. E. Binenndyk – dosen Sejarah di Universitas Pattimura Ambon, DR. R.A da Costa – Dosen Bahasa Indonesia di Universitas Pattimura Ambon, Marion Ririmase peneliti di Balai Arkeolog Ambon, Mezack Wakim peneliti di BPNB Provinsi Maluku dan Th. Tuarissa purna bakti dari Museum Negeri Siwalima Provinsi Maluku.
Kepala UPT Museum Negeri Siwalima Provinsi Maluku, Dra. Jean Saiya dalam sambutannya menjelaskan, satu benda atau koleksi bisa dipamerkan di ruang pamer untuk dinikmati para pengunjung apabila benda tersebut sudah
memiliki data dukung atau kajian awal sebagai bahan informasi kepada pengunjung.
Menurut Saiya, ada 10 koleksi pilihan yang akan dibedah oleh peserta kegiatan guna memperkaya data kokeksi tersebut, sehingga informasi kepada pengunjung semakin akurat, bukan hanya data lisan lebih daripada itu data pustaka.
“Melalui kegiatan ini diharapkan peserta memperoleh pengetahuan tentang koleksi museum dan mungkin menjadikan koleksi museum sebagai bahan kajian untuk penulisan tugas akhimya,” harapnya.
Saiya juga berharap, mahasiswa yang mengikuti lomba ini dapat mengenal koleksi Museum Negeri Siwalima dengan lebih mendalam.
“Kemudian mahasiswa ini bisa mengambil satu atau dua koleksi untuk dijadikan fokus penulisan akhir serta menjadi corong untuk menginformasikan kepada masyarakat tentang koleksi yang ada di Museum Siwalima Ambon ini,” katanya.
Selain itu, Saiya juga berkeinginan agar setelah mahasiswa selesai mengikuti kegiatan ini bisa membentuk satu komunitas pencinta museum dan menjadi folentir ketika Museum Siwalima laksanakan kegiatan seperti begini.
“Bisa menumbuhkan rasa cinta mereka terhadap museum dan bisa berkontribusi aktif bagi pengembangan Museum Negeri Siwalima di masa mendatang,” tandasnya.
Dikatakan, Museum Siwalima memiliki tugas menyebarluaskan informasi benda sejarah, dari berbagai ragam bentuk warisan budaya Nusantara dengan memanfaatkan koleksi Museum Siwalima dalam berbagai bentuk kegiatan dan salah satunya adalah kegiatan Lokakarya
dan Bedah Koleksi Museum Siwalima.
Menurutnya, kegiatan ini dimaksudkan untuk memperoleh data dan informasi koleksi dari berbagai sumber baik sumber pustaka maupun sumber dari masyarakat setempat serta pesan moral yang dapat
ditemukan dari koleksi yang dibedah.
Kegiatan Bedah Koleksi baru pertama kali dilaksanakan dimulai dari pemberian materi oleh para narasumber yang telah ahli dalam bidang ilmunya dan
dilanjutkan dengan penelitian koleksi, penelitian sumber pustaka yang dapat menunjang data koleksi tersebut dan
dilanjutkan dengan pengkajian koleksi, penulisan hasil pengkajian, presentasi dan penilaian oleh para narasumber yang akan berfungsi sebagai dewan penilai atau dewan juri dan pengumuman pemenang serta pemberian hadiah. (Elna)










