Maluku Kekurangan 3000 Guru PNS

  • Whatsapp
banner 468x60

Kadis P dan K Maluku Resmikan SMK Negeri 2 Taniwel

PIRU, MG.com – Maluku masih kekurangan tenaga guru PNS sebanyak 3000 orang. Hal ini dikemukakan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku, Inzun Sangadji Saat meresmikan SMK Negeri 2 Taniwel Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), Kamis (23/10/2020).

Bacaan Lainnya

banner 300250

Untuk mensiasatu kekurangan tenaga guru tersebut, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku fungsikan tenaga guru kontrak.
“Kita masih gunakan tenaga guru kontrak lantaran masih kekurangan 3000 guru PNS,” kata Sangadji.

Untuk itu, tambah Sangadji, pihaknya tudak bisa membantu SMK Negeri 2 Taniwel dengan guru PNS.
“Saya tidak bisa membantu untuk guru PNS, saya harapkan Kepsek mencari tenaga guru honor agar tidak ada guru yang mengajar 2 mata pelajaran,” katanya.

Walaupun masih dililit kekurangan tenaga guru PNS, namun Sangadji mengaku bangga sekolah ini sudah diresmikan dan tidak Ilegal.
“Jadi bagi bapak-ibu jangan ragu untuk menyelokan anak anaknya di sekolah ini, kita masih butuhkan sekolah seperti ini lagi, kita masih diberikan kesempatan dari Pemerintah Pusat sebanyak 6 SMK lagi, kalau ada lokasi yang disediakan di Kecamatan Taniwel kita akan bangun lagi satu SMK di Kecamatan Taniwel lengkap dengan asramnya,” katanya.

Untuk diketahui, SMK Negeri 2 Taniwel didirikan berdasarkan SK Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku Nomor : 420 / 58 / 2019 tanggal 28 Januari 2019 dengan sistem bantuan ruang sekolah baru dari Kementrian Pendidikan Nasional Subdit Kelembagaan Sarana dan Prasarana Nomor : 8337 / DS.4 / KU / 2019.

Untuk kepentingan pendidikan, masyarakat Dusun Saweli hibah tanah seluas dua hektar.
Setelah itu, proses pembangunan dimulai pada 27 Juni 2019 dan selesai pada tanggal 19 November 2019.

SMK Negeri 2 Taniwel melakukan penerimaan siswa baru tanggal 15 Juli 2019 di bawah pimpinan Kepala Sekolah, N.Niwele.
Pada saat menerimaan siswa baru, srkolah ini memperoleh 46 orang, namun tercatat di Dapodik sebanyak 39 orang

Hal ini karena keterlambatan sinkron Dapodik berhubung belum mempunyai NPSN.
Pada 27 Oktober 2019, NPSN SMK Negeri 2 Taniwel baru diterbitkan tidak sinkronnya data di dapodik dan sekolah mengakibatkan tahun 2019 SMK Negeri Taniwel tidak mememperoleh bantuan Dana Bos.

Selanjutnya N.Niwele digantikan A.R.Sawelet pada tanggal 15 November 2019 dengan SK Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku. (Kos)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60