Jelang HPSN, DLH Maluku Gelar Bersih Lingkungan

AMBON, MG.com – Dalam rangka memperingati Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) pada tanggal 21 Februari mendatang, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Maluku menggelar “Bersih Sungai dan Pantai di Kota Ambon” pada Jumat (14/02).

Lokasi pembersihan sampah terpusat pada lima sungai yang ada di Kota Ambon yakni Sungai Batu Gajah, Sungai Batu Merah, Sungai Batu Gantung, Sungai Waitomu dan Sungai Wairuhu. Dan sejumlah kawasan rawan sampah yakni kawasan Poka hingga Laha Kecamatan Teluk Kota Ambon.
“Kegiatan bersih sampah dilaksanakan dalam upaya mewujudkan pencanangan Maluku Bebas Sampah Plastik, seperti yang diinginkan Gubernur Maluku, untuk itu kita melibatkan masyarakat mulai dari rumah tangga,” kata Plt. Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Maluku, Rooy Syauta kepada wartawan di ruang kerjanya usai kegiatan tersebut.

Aksi bersih lingkungan yang dilaksanakan melibatkan beberapa komponen masyarakat salah satunya Kelompok Peduli Sampah serta siswa SMA serta anggota TNI.

Keterlibatan masyarakat menurut Syauta, lantaran sampah dan sejenisnya berawal dari rumah.
“Kota membangun kerjasama dengan seluruh elemen masyarakat sebab menangani sampah tidak bisa hanya pemerintah, swasta, provinsi atau kabupaten tapi harus dikeroyok bersama. Tujuannya agar bisa merubah pola pikir masyarakat hingga tidak membuang sampah ke lingkungan atau sungai dan laut,” jelas Syauta.

Masyarakat kata Syauta, beranggapan bahwa tempat yang aman untuk membuang sampah adalah di sungai dan laut.
Oleh karena itu melalui kegiatan tersebut DLH Provinsi Maluku sampaikan pesan moral kepada masyarakat, swasta maupun pemerintah bahwa hanya melalui gerakan seperti ini, bisa merubah manset masyarakat.
“Kami juga akan terus lakukan sosialisasi kepada masyarakat apalagi bagi masyarakat yang tinggal di bantaran sungai,” katanya.

Dikatakan, untuk menjaga lingkungan saat ini ada pembentukan Kelompok Peduli Sungai (KPS).
“Kelompok ini telah lakukan studi tour hingga Jogja, Jawa Timur. Kita bermitra dengan kelompok ini. Kita berikan sosialisasi kepada kelompok ini dan nantinya KPS yang akan menyampaikan kepada masyarakat karena mereka ada di seluruh sungai di Kota Ambon,” katanya.

Syauta juga meminta agar masyarakat memilah sampah sebelum dibuang, sebab jika tudak dilakukan maka akan menimbulkan masalah. Sampah harus dipilah sesuai jenisnya, misalnya sampah kertas, organik dan sampah plastik.

Pantauan Spektrum, aksi bersih sungai dilakukan pukul 07.00 wit. Pegawai dibagi atas delapan kelompok yang disebarkan pada delapan lokasi pembersihan.
Khusus untuk Sungai Waitomu, ada sekitar 10 PNS DLH ditambah 10 aparat TNI, 15 orang siswa SMA dan 5 anggota KPS dibawa pimpinan Hanny Huwae.
Pembersihan sungai dilakukan hingga pukul 16.00 wit.

Untuk diketahui, puncak HPSN akan diperingati di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) pada 21 Februari dan direncanakan akan dihadiri Gubernur Maluku. (On)

Tinggalkan Balasan