JPPR Maluku : Timsel Harus Profesional dan Bebas Kepentingan

AMBON, MG.com – Seleksi KPU Provinsi Maluku dan KPU Kabupaten/Kota se Maluku, harus memperhatikan aspek profesionalitas, integritas penyelenggara Pemilu baik tingkat Kabupaten/Kota maupun provinsi untuk menghadapi pemilu serentak 2019.
Hal ini dikemukakan Kordinator Wilayah
Jaringan Pendidikan Pemilih untuk Rakyat (JPPR) Maluku, Lutfie Wael kepada media ini, Senin (26/11/2018).
“Karena Penyelenggara Pemilu 2019, merupakan momentum demokrasi yang sangat kompleks dan baru pernah pertama kali dilaksanakan secara bersama antara Pileg dan Pilpres,” katanya.
Pihaknya berharap Timsel calon anggota KPU Provinsi maupun Kabupaten dan kota se Maluku, harus memperhatikan integritas, kualitas, serta bebas dari kepentingan. “Sebab jika itu tidak dilakukan oleh Timsel maka akan menjadi catatan buruk bagi keberhasilan Pemilu 2019 karena sangat tergantung pada kesiapan penyelenggaranya,” terangnya.
MenurutWael, berdasarkan pantauan JPPR Maluku, pada proses Seleksi KPU provinsi maupun Kab/kota se Maluku, masih terjadi beberapa pelanggaran yang bisa berakibat fatal pada proses hasil seleksi calon anggota KPU baik Provinsi maupun Kab/kota se Maluku.
“Jangan sampai, karna egoisme dan ketidakprofesional Timsel mengakibatkan hasil seleksi KPU Provinsi Maupun Kabupaten kota se Maluku dibatalkan seperti di beberapa provinsi dan kabupaten/kota lainnya,” kata Wael mengingatkan.
Untuk itu, JPPR Maluku, akan memantau seluruh proses seleksi calon anggota KPU provinsi maupun Kabupaten dan kota se Maluku.
“Kamipun akan menyampaikan hasil pantauan dan temuan JPPR ke KPU RI dan Seknas JPPR di Jakarta terkait temuan baik pelanggaran administrasi maupun Kode etik selama proses seleksi calon anggota KPU provinsi maupun di kabupaten kota se Maluku,” katanya. (on)

Tinggalkan Balasan