Pilkada Malra

Survei Indomatriks, AMANAH Tertinggi

AMBON, MenaraGlobal.com-Lembaga Survei Indomatriks merilis hasil survei untuk Pilkada Maluku Tenggara (Malra).

Survei dilakukan sejak tanggal 01 hingga 07 Juni 2018 dengan metode survei multi stage random sampling dengan 440 sampel.

Pasangan Angky Renyaan-Hamzah Rahayaan (AMANAH) berhasil peroleh 33.06 persen untuk tingkat elektabilitas pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Maluku Tenggara (Malra) 27 Juni 2018, disusul Thaher Hanubun-Petrus Beruatwarin (MTH-PB) 30.82 persen dan Esebius Utha Savsavubun-Abdurahman Matdoan (UTAMA) 29,37 persen. Namun pada tingkat popularitas dan akseptabilitas calon bupati dan wakil bupati Angky Renyaan ada pada urutan terakhir calon bupati yakni 94,13 persen sementara wakilnya, Hamza Rahayaan hanya 88,30 persen.

Tingkat popularitas tertinggi dipegang Thaher Hanubun 97,48 persen dan wakilnya Petrus Beruatwarin 91,67 persen, sedangkan Utha Savsavubun berada pada 97,46 persen dan wakilnya Abdurahman Matdoan 87,29 persen.

Sementara untuk akseptabilitas, Thaher Hanubun memperoleh 83,61 persen, Angky Renyaan 83,36 persen dan Utha Savsavubun 77,19 persen.

“Ketika kami tanyakan kepada masyarakat jika pemilihan bupati dan wakil bupati dilaksanakan hari ini, pasangan siapa yang akan dipilih ? Jawaban yang kami terima 33,06 persen memilih pasangan AMANAH, sedangkan MTH-PB dipilih 30,82 persen dan 29,37 persen memilih UTAMA serta 6,75 persen undecided vote 6,75 persen,” kata Direktur Indomatriks, Bramsen Malakauseya saat konfrensi pers di Ambon, Rabu (13/6/2018).

Selain itu, masyarakat juga merasa sangat yakin  untuk memilih pasangan AMANAH disusul MTH-PB dan terakhir UTAMA.

“Selain itu dari 16 partai politik yang diusung, ternyata partai Nasdem masih tertinggi pengaruhnya di Malra yakni 15,44 persen disusul PDIP 12,29 persen, Partai Golkkar 10,08 persen,” kata Malakauseya yang didampingi Ashlen Ruhulessin dab Nicholas Serang.

Perlu dicatat pula bahwa margin eror Indomatriks cukup tinggi yaitu 4,00 persen. (On).

 

 

Tinggalkan Balasan