KPw  BI Maluku Road to Fesyar 2018

240 Anak Yatim Bakal Disantuni

AMBON, MenaraGlobal.com -240 anak yatim  dari dua yayasan yakni Yayasan Yakesma dan Yayasan PKPU Ambon bakal disantuni Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Provinsi Maluku dalam rangkaian kegiatan Pekan Ekonomi Syariah pada 25 Mei hingga 2 Juni 2018 di Ambon.

Demikian dikemukakan Kepala KPw BI Maluku, Bambang Pramasudi kepada wartawan saat konfrensi pers di ruang rapat KPwBI Maluku, Rabu (24/5/2018).

Menurutnya, KPw BI Maluku akan menyelenggarakan Pekan Ekonomi Syariah pada 25 Mei hingga 2 Juni 2018 di Ambon.

Kegiatan ini sebagai bagian dari rangkaian acara menuju Indonesia Syaria Economic Festival (ISEF) 2018.

ISEF merupakan event ekonomi dan keuangan syariah regional terbesar di Indonesia yang mengintegrasikan pengembangan sektor keuangan dengan perekonomian sektor riil.

Pekan Ekonomi Syariah kali ini meliputi dua kelompok yakni Shari’a Economic Forum dan Shari’a Fair.

“Seminar ekonomi syariah mengusung tema  Optimalisasi dana zakat, infak, sadaqah, dan wakaf (ZISWAF) dalam pembangunan ekonomi nasyarakat. Sedangkan untuk forum diskusi mengangkat tema Pemberdayaan Ekonomi Pesantren melalui pengembangan bisnis usaha mandiri,” jelas Pramasudi.

Kegiatan ini rencananya akan diresmikan oleh Walikota Ambon pada 25 Mei 2018.

Shari’a Fair akan berlangsung pada 2 Juni 2018 dengan menggelar bedah buku, lomba busana Muslimah bagi siswa SMA dan mahasiswa juga Halal Food Festival.

“Setelah itu juga dilakukan kegiatan sosial berupa khitanan massal dan santunan anak yatim. Santunan tersrbut diberikan kepada 140 anak yatim di Yayasan Yakesma dan 100 anak yatim di Yayasan PKPU,” kata Pramasudi.

Kegiatan ini juga bertujuan membahas isu strategis ekononi dan keuangan syariah, khususnya optimadi dana ZISWAF dan upaya mendorong kemandirian ekonomi pesantren, juga ajang edukasi dan aktualisasi diri untuk berbagai kegiatan terkait ekonomi syariah.

“Serta meningkatkan awareness masyarakat Maluku terhadap gaya hidup syariah, khususnya busana Muslimah dan kuliner,”  tambah Pramasudi. (on)

Tinggalkan Balasan